Langsung ke konten utama

Featured Post

Qatar FIFA world cup Match Schedule

QATAR FIFA WORLD CUP SCHEDULE 2022

Kisah Perjuangan Ibu Merawat Bayi yang Ditemukan di Sampah, Kini Berbuah Manis



Di usia putrinya ke 25 tahun, ibu angkat mendapat kejutan berharga – Tidak sia-sia, perjuangan dan pengorbanan orang tua angkat yang hanya berprofesi sebagai pemulung akhirnya berbuah manis. Mereka begitu bahagia dengan kehadiran putri kecilnya yang kini telah beranjak dewasa.


Kisah antara ibu dan anak angkat ini menarik perhatian masyarakat. Meski tidak ada hubungan darah, keduanya tampak saling mencintai dan menyayangi dengan tulus.

Seperti yang dikisahkan oleh situs Vietnam, Tintucnuocuc, wanita miskin asal China bernama Hu ini mengalami kisah bak di film drama. Pemulung bernama Hu, hidup hanya berdua dengan suami dan tak memiliki anak.

Meski, hidup dengan ekonomi pas-pasan Hu sangat ingin memiliki anak sendiri, hingga suatu ketika keinginannya dikabulkan oleh Tuhan. Saat sedang mencari sampah dia menemukan seorang bayi tergeletak di tempat sampah dekat dengan rumahnya. Hal tersebut dialaminya pada tahun 1993, dengan cepat Hu kemudian membawa bayi tersebut ke rumahnya di Kota An Khanh, Anhui, China. Seperti mendapat rejeki nomplok, Hu sangat bersemangat dengan segera mengadopsinya dan menjadikannya anaknya.

Bahkan saking senangnya dengan kehadiran tersebut, ia lupa berkonsultasi pada suaminya. Hal ini dikarenakan Hu sendiri telah lama menginginkan memiliki anak sendiri.

Perjuangan Ibu Angkat – Meski hidup dengan ekonomi pas-pasan, Hu mengadopsi bayi perempuan itu dan membesarkannya seperti halnya anak sendiri. Diceritakan bahwa Hu dan suaminya hidup miskin, dan bahkan tak mampu membeli susu untuk bayinya. Jadi mereka terpaksa menghancurkan bubur hingga lembut, dan memberikan pada anaknya sebagai pengganti susu.

Saat putri Hu berusia 4 tahun, suaminya meninggal dunia. Alhasil ia harus berjuang sendiri menghidupi putrinya. Hu kemudian bekerja keras seorang diri, dia mengerjakan segalanya, termasuk menjual sayuran di pasar hingga menjual jangkrik demi memenuhi kebutuhan hidupnya dan sang anak.

Tidak hanya kebutuhan makan, tetapi ia juga mengusahakan yang terbaik untuk pendidikan sang anak. Kebahagiaan di Usia Putrinya yang ke 25 Tahun. Berkat cinta yang begitu besar, dan kerja keras Hu dia bisa membuat putri angkatnya tumbuh dengan baik sampai usianya 25 tahun.

Setelah berusia 25 tahun gadis itu tumbuh menjadi gadis dewasa dan meninggalkan Hu demi mengejar kesuksesan. Kemudian, dia menikah hingga memiliki anak dan tinggal bersama keluarga barunya di kota. Namun, meski telah sukses, putrinya tersebut tidak pernah melupakan Hu, kini dia menyiapkan hadiah yang besar bagi ibundanya.

Rumahnya yang seadanya kini dirubah oleh putri angkatnya, menjadi rumah dengan lantai dua yang besar. Sesuatu yang pernah diimpikan Hu sejak lama akhirnya terwujud berkat pengorbanannya selama ini merawat dan membesarkan anaknya.

Putri angkat Hu juga sering mengunjunginya, pulang ke rumah dan menemani ibunya yang hidup seorang diri di rumahnya. Meskipun hidupnya sudah membaik, Hu masih bekerja keras di hutan dengan menebang kayu, menanam sayuran dan juga beternak ayam.

Dia tetap bekerja karena tak ingin menjadi beban bagi putrinya meski kini telah mampu menghidupinya. Semoga keduanya bisa hidup bahagia dan menikmati hasil kerja keras dan pengorbanannya selama ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Terbaru MUMUN

  FULL MOVIE HD VIDEO MUMUN BIOSKOP TERBARU Video Mumun klik disini

FULL VIDEO MUMUN HD

Video Full MOVIE Mumun Klik DISINI  

Seorang Ibu Penumpang Odong-odong Maut di Serang Tewas Sambil Peluk Erat Anaknya

  Seorang Ibu Penumpang Odong-odong Maut di Serang Tewas Sambil Peluk Erat Anaknya STARNEWS.site 26 Juli 2022, 15:33 WIB Editor: SILUYS SERANG, STARNEWS.site - Kecelakaan maut antara odong-odong dengan kereta api terjadi di Kampung Silebu, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (26/7/2022) Akibat kecelakaan tersebut, sembilan penumpang odong-odong tewas dan belasan orang lainnya luka-luka. Salah satu saksi mata, Hari (40) menceritakan detik-detik kecelakaan yang terjadi pada pukul 11.00 WIB itu. Saat itu, ada dua odong-odong yang melintasi rela dengan penuh penumpang. Sopir Odong-Odong yang Tertabrak Kereta Api Diamankan oleh Polisi Odong-odong pertama berhasil melewati rel. Sementara kendaraan kedua tidak sempat melintas karena sempat berhenti di tengah pelintasan hingga kereta yang melintas menghantam bagian belakang kendaraan tersebut. "Mobil odong-odong kedua itu udah ragu, tapi maksain. Padahal itu klakson kereta sudah bunyi dari jauh," kata Ha