Langsung ke konten utama

Featured Post

Qatar FIFA world cup Match Schedule

QATAR FIFA WORLD CUP SCHEDULE 2022

Nasib sedih, suami Minta Istrinya bvnvh Anak Cacat yang Dianggap 'Setan' hingga Disebut 'Alien'

 


Seorang ayah yang keji memberitahu istrinya bahwa dia bisa membunuh bayi laki-laki mereka karena telah dianggap dilahirkan oleh setan. Sementara itu, sang istri yang bernama Bajeneza Liberata, dari Rwanda, berjuang untuk merawat dirinya sendiri setelah ditinggalkan oleh suami dan keluarganya.

Dia melahirkan di sebuah kota di negara Afrika tengah dan menghabiskan beberapa hari terdampar setelah suaminya meninggalkannya. Dilansir dari Afrimax English, Jumat (27/8/2021), Bajeneza mengatakan bahwa dia dia telah melahirkan beberapa anak lain dan tidak mengalami masalah apapun.

Sang ayah bersikeras bahwa dia tidak bertanggung jawab atas anak itu dan menyebutnya sebagai bibit iblis. Akhirnya, seorang Samaria yang baik menawarkan untuk mengantar Bajeneza dan bayinya kembali ke desanya.

Namun, penderitaannya bertambah setelah penduduk desa menyiksanya, mengolok-olok bayi dan menyebutnya alien. Terisolasi dan tidak dapat bekerja, Bajeneza telah berjuang untuk merawat dirinya sendiri dan putranya tanpa dukungan medis dari rumah sakit.

Dia bahkan tidak tahu kondisi apa yang diderita anaknya. Namun, putranya tampaknya sangat kesakitan. Penggalangan dana dari halaman GoFoundMe pun mengumpulkan yang untuk Bajeneza dan anaknya ke luar negeri agar menerima perawatan medis.

Seorang ayah yang keji memberitahu istrinya bahwa dia bisa membunuh bayi laki-laki mereka karena telah dianggap dilahirkan oleh setan. Sementara itu, sang istri yang bernama Bajeneza Liberata, dari Rwanda, berjuang untuk merawat dirinya sendiri setelah ditinggalkan oleh suami dan keluarganya.

Dia melahirkan di sebuah kota di negara Afrika tengah dan menghabiskan beberapa hari terdampar setelah suaminya meninggalkannya. Dilansir dari Afrimax English, Jumat (27/8/2021), Bajeneza mengatakan bahwa dia dia telah melahirkan beberapa anak lain dan tidak mengalami masalah apapun.

Sang ayah bersikeras bahwa dia tidak bertanggung jawab atas anak itu dan menyebutnya sebagai bibit iblis. Akhirnya, seorang Samaria yang baik menawarkan untuk mengantar Bajeneza dan bayinya kembali ke desanya.

Namun, penderitaannya bertambah setelah penduduk desa menyiksanya, mengolok-olok bayi dan menyebutnya alien. Terisolasi dan tidak dapat bekerja, Bajeneza telah berjuang untuk merawat dirinya sendiri dan putranya tanpa dukungan medis dari rumah sakit.

Dia bahkan tidak tahu kondisi apa yang diderita anaknya. Namun, putranya tampaknya sangat kesakitan. Penggalangan dana dari halaman GoFoundMe pun mengumpulkan yang untuk Bajeneza dan anaknya ke luar negeri agar menerima perawatan medis.

“Bayi ini lahir seperti ini, orang memanggilnya alien karena penampilannya, ibunya ditinggalkan oleh ayahnya ketika matanya tertuju pada bayi itu pada pandangan pertama," tulis keterangan galang dana itu.

“Dia berjuang dengannya setiap hari, dia pindah ke desa dan meninggalkan anak-anaknya yang lain sendirian di kota, untuk datang ke desa ini dan mencari bantuan yang gagal dia temukan," tambahnya.

“Dia sekarang meminta bantuan untuk membawa bayinya ke luar negeri karena di negara ini tidak mungkin. Tolong donasi untuk menyelamatkan hidupnya.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Terbaru MUMUN

  FULL MOVIE HD VIDEO MUMUN BIOSKOP TERBARU Video Mumun klik disini

FULL VIDEO MUMUN HD

Video Full MOVIE Mumun Klik DISINI  

Seorang Ibu Penumpang Odong-odong Maut di Serang Tewas Sambil Peluk Erat Anaknya

  Seorang Ibu Penumpang Odong-odong Maut di Serang Tewas Sambil Peluk Erat Anaknya STARNEWS.site 26 Juli 2022, 15:33 WIB Editor: SILUYS SERANG, STARNEWS.site - Kecelakaan maut antara odong-odong dengan kereta api terjadi di Kampung Silebu, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (26/7/2022) Akibat kecelakaan tersebut, sembilan penumpang odong-odong tewas dan belasan orang lainnya luka-luka. Salah satu saksi mata, Hari (40) menceritakan detik-detik kecelakaan yang terjadi pada pukul 11.00 WIB itu. Saat itu, ada dua odong-odong yang melintasi rela dengan penuh penumpang. Sopir Odong-Odong yang Tertabrak Kereta Api Diamankan oleh Polisi Odong-odong pertama berhasil melewati rel. Sementara kendaraan kedua tidak sempat melintas karena sempat berhenti di tengah pelintasan hingga kereta yang melintas menghantam bagian belakang kendaraan tersebut. "Mobil odong-odong kedua itu udah ragu, tapi maksain. Padahal itu klakson kereta sudah bunyi dari jauh," kata Ha