Langsung ke konten utama

Featured Post

Qatar FIFA world cup Match Schedule

QATAR FIFA WORLD CUP SCHEDULE 2022

Kisah Fajar, Siswa Tak Mampu Lulusan SMKN Jateng Ini Bisa Kerja di Perusahaan Tambang Terbesar

 



Kisah Fajar, Siswa Tak Mampu Lulusan SMKN Jateng Ini Bisa Kerja di Perusahaan Tambang Terbesar


Fajar Jaka Surya, lulusan SMKN Jateng yang kini sudah kerja di perusahaan tambang barubara terbesar kedua di Indonesia. Foto: Ist

Masih ingat Fajar Jaka Surya? Siswa yang pernah viral gegara mengirim surat kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu kini rupanya telah diterima kerja di PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma).

Pria asal Kabupaten Pemalang itu telah menyelesaikan pendidikannya di SMK Negeri Jawa Tengah di Semarang tahun ini. Namun, ia tidak bisa mengikuti kegiatan pelepasan dan wisuda di sekolahnya karena sudah berada di perusahaan tambang batubara terbesar kedua di Indonesia itu. Kehadirannya dalam penyematan kelulusan diwakilkan oleh ibunya, Darini. 

Saat dihubungi via telpon selulernya, Fajar bersyukur dirinya telah diterima bekerja perusahaan yang berada di Kalimantan Timur itu. 

“Alhamdulillah saya susah diterima bekerja di PT Buma Kalimantan Timur. Saya sampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur Ganjar dan Pemprov yang telah memberi fasilitas pendidikan untuk saya,” ujarnya.

Menurutnya, SMKN Jateng merupakan jalan bagi anak-anak yang kurang beruntung untuk tetap mendapatkan kesempatan pendidikan. 

“Terima kasih juga karena saya sekolah tanpa biaya sepeserpun, alias gratis,” paparnya.

Kesannya selama menjadi siswa di SMKN Jateng, Fajar banyak sekali mendapatkan pendidikan karakter. Hal itu sangat membantu dirinya dalam menghadapi dunia kerja.

“Penting bagi saya adalah pendidikan karakter yang sangat kuat di SMKN Jateng. Sehingga saya siap dalam menghadapi dunia kerja,” imbuhnya.



Di sisi lain, Darini mengaku terharu dan bahagia anak ke tiganya itu telah menuntaskan pendidikan di tingkat menengah kejuruan. Bahkan, saat ini telah diterima bekerja di perusahaan.

“Ya senang, anak sudah lulus. Sekarang sudah kerja di Kalimantan,” tuturnya.



“Di sini gratis, kalau tidak gratis mungkin saya tidak bisa (menyekolahkan). Suami sudah meninggal sejak Fajar masih SD,” ungkapnya.

Menurutnya, Fajar sejak bersekolah di SMKN Jateng mengalami perubahan perilaku yang baik. Seperti disiplin, rajin beribadah dan sopan.

“Iya lebih baik. Salatnya rajin dan sopan,” tandasnya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Terbaru MUMUN

  FULL MOVIE HD VIDEO MUMUN BIOSKOP TERBARU Video Mumun klik disini

FULL VIDEO MUMUN HD

Video Full MOVIE Mumun Klik DISINI  

Seorang Ibu Penumpang Odong-odong Maut di Serang Tewas Sambil Peluk Erat Anaknya

  Seorang Ibu Penumpang Odong-odong Maut di Serang Tewas Sambil Peluk Erat Anaknya STARNEWS.site 26 Juli 2022, 15:33 WIB Editor: SILUYS SERANG, STARNEWS.site - Kecelakaan maut antara odong-odong dengan kereta api terjadi di Kampung Silebu, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (26/7/2022) Akibat kecelakaan tersebut, sembilan penumpang odong-odong tewas dan belasan orang lainnya luka-luka. Salah satu saksi mata, Hari (40) menceritakan detik-detik kecelakaan yang terjadi pada pukul 11.00 WIB itu. Saat itu, ada dua odong-odong yang melintasi rela dengan penuh penumpang. Sopir Odong-Odong yang Tertabrak Kereta Api Diamankan oleh Polisi Odong-odong pertama berhasil melewati rel. Sementara kendaraan kedua tidak sempat melintas karena sempat berhenti di tengah pelintasan hingga kereta yang melintas menghantam bagian belakang kendaraan tersebut. "Mobil odong-odong kedua itu udah ragu, tapi maksain. Padahal itu klakson kereta sudah bunyi dari jauh," kata Ha