Langsung ke konten utama

Featured Post

Qatar FIFA world cup Match Schedule

QATAR FIFA WORLD CUP SCHEDULE 2022

Jasad Sang Ibu Di Dalam karung Di Tanara suami ajak anak buang jasadnya

 


   



Hukum  Suami Perempuan Dalam Karung di Tanara Ajak Anak Buang Jasad Sang Ibu

Suami Perempuan Dalam Karung di Tanara Ajak Anak Buang Jasad Sang Ibu


 Selasa, 2 Agustus 2022 | 12:48 WIB

Reka Rekonstruksi Adi (37), pelaku sekaligus paman yang membunuh keponakan dan membuang jasadnya di Kampung Jonjing RT 17 RW 03 Desa Crukcuk, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang pada Selasa (2/8/2022). Foto: Nin/Red

KAB. SERANG – Entah apa yang ada dipikiran Adi (37), pelaku sekaligus paman yang tega membunuh Junaesih (37), keponakannya dan membuang jasadnya di area tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Laban – Cerucuk, Kampung Jonjing, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. Pelaku dan korban diketahui sudah tinggal satu rumah selama 5 tahun dan memiliki dua anak.

Dari pengakuan tersangka, ia menghabisi korban dikarenakan sakit hati. Adi membekapnya menggunakan kasur dan menindih tubuh korban sehingga korban tidak dapat bergerak dan kehabisan napas.

Aksi pelaku pada Jumat (29/7/2022) sekira pukul 01.50 WIB tersebut juga disaksikan oleh anak perempuannya yang masih berusia 5 tahun di sebuah kontrakannya berada mengontrak di Kampung Jati Lio, Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Pelaku pun panik, ia langsung membungkus korban menggunakan karung goni berwarna putih bersama dengan barang-barang yang sudah tidak terpakai. Jenazah yang sudah terbungkus dalam karung itu dibawa pelaku dengan sepeda motor Supra X-125 warna biru.

“Pada saat membawa korban, pelaku mengajak anaknya yang berusia 5 tahun dengan menggunakan motor,” ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga pada Selasa (2/8/2022).

Dengan jarak tempuh sekitar 27 kilometer dari kontrakannya, Adi membawa karung itu di bangku belakang sementara anaknya yang masih berumur 5 tahun diboncengnya di bagian depan. Pelaku sengaja membawa anaknya lantaran di rumahnya tidak ada siapa-siapa lagi. Sementara anak keduanya yang masih bayi berumur 40 hari dititipkan pelaku ke rumah temannya yang berada di Rajeg.

Saat membawa mayat tersebut, tersangka sama sekali tidak merencanakan akan dibuang di mana hingga akhirnya ia melalui sebuah area pembuangan sampah di Kampung Jonjing RT 17 RW 03 Desa Crukcuk, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

“Karung goni itu sengaja pelaku buang di antara tumpukan sampah agar seperti terkamuflase,” kata Shinto.

Pasca membuang jasad keponakan sekaligus istrinya, Adi kembali ke rumah bersama anaknya yang berusia 5 tahun. Pelaku dan korban menjalani cinta terlarang karena bertalian darah.
“Pelaku beraktivitas seperti biasa seolah-olah tidak ada peristiwa apa-apa bersama anak-anaknya,” ucap Shinto.
(Nin/Red)

LABELMAYAT PEREMPUAN DALAM KARUNGPENEMUAN MAYAT DI TANARAPOLRES SERANGSUAMI BUNUH ISTRI

ARTIKEL TERKAITLEBIH DARI PENULIS





Wanita yang Jasadnya Dibuang di Tanara Dibunuh Usai 40 Hari Melahirkan




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Terbaru MUMUN

  FULL MOVIE HD VIDEO MUMUN BIOSKOP TERBARU Video Mumun klik disini

FULL VIDEO MUMUN HD

Video Full MOVIE Mumun Klik DISINI  

Seorang Ibu Penumpang Odong-odong Maut di Serang Tewas Sambil Peluk Erat Anaknya

  Seorang Ibu Penumpang Odong-odong Maut di Serang Tewas Sambil Peluk Erat Anaknya STARNEWS.site 26 Juli 2022, 15:33 WIB Editor: SILUYS SERANG, STARNEWS.site - Kecelakaan maut antara odong-odong dengan kereta api terjadi di Kampung Silebu, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (26/7/2022) Akibat kecelakaan tersebut, sembilan penumpang odong-odong tewas dan belasan orang lainnya luka-luka. Salah satu saksi mata, Hari (40) menceritakan detik-detik kecelakaan yang terjadi pada pukul 11.00 WIB itu. Saat itu, ada dua odong-odong yang melintasi rela dengan penuh penumpang. Sopir Odong-Odong yang Tertabrak Kereta Api Diamankan oleh Polisi Odong-odong pertama berhasil melewati rel. Sementara kendaraan kedua tidak sempat melintas karena sempat berhenti di tengah pelintasan hingga kereta yang melintas menghantam bagian belakang kendaraan tersebut. "Mobil odong-odong kedua itu udah ragu, tapi maksain. Padahal itu klakson kereta sudah bunyi dari jauh," kata Ha